Berita

Konten berita masuk dalam kategori ini.

Demo Day, Peluncuran Program dan Produk Technopark SMK N 2 Yogyakarta

Demo Day, Peluncuran Program dan Produk Technopark SMK N 2 Yogyakarta

Demo Day Sangaji Technopark SMK N 2 Yogyakarta dilaksanakan pada hari Kamis, 06 Desember 2018 pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB bertempat di area gedung Technopark SMK Negeri 2 Yogyakarta. Dalam acara ini diluncurkan program dan produk karya Siswa dan Startup yang mengikuti program inkubasi di Sangaji Technopark. Acara ini mengundang beberapa instansi seperti Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kepala Balai Dikmen Kota Yogyakarta, Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Yogyakarta, Pengawas Pembina SMK, Kepala Sekolah / Guru PAUD ,TK, SLB Negeri 1, SD Tumbuh, VHS Budi Mulia Dua Yogyakarta, Kepala Sekolah SMK sekitar, Dunia Usaha dan Dunia Industri, Ketua Komite dan Guru serta siswa SMK N 2 Yogyakarta. Tidak lupa pembimbing dan pendamping Technopark SMK N 2 Yogyakarta, Prof. Dr. Adi Wijaya, Rektor Telkom University.

Sangaji Technopark SMK N 2 Yogyakarta merupakan salah satu implementasi pencanangan program Pendidikan Menengah Universal (PMU) yang bertujuan untuk mencapai Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah sebesar 97 % pada tahun 2020, dan untuk mengurangi disparitas APK antar Kabupaten/Kota, serta untuk menguatkan pendidikan kejuruan. Technopark bertujuan mempercepat target pencapaian tersebut dengan cara merangsang dan mengelola arus pengetahuan dan teknologi di sekolah dan industri yang berada di sekolah, memfasilitasi belajar siswa dalam pembangunan dan pertumbuhan perusahan berbasis inovasi melalui inkubasi bisnis, menyediakan layanan peningkatan nilai tambah, menyediakan ruang dan fasilitas untuk pengembangan sumber daya manusia, menghasilkan produk inovasi dan melahirkan Startup (Perusahaan rintisan).

Technopark sebagai jembatan antara Institusi pendidikan bidang TIK dengan dunia Industri. SMK N 2 Yogyakarta sebagai salah satu sekolah menengah kejuruan yang memiliki program keahlian Teknologi Komputer dan Informatika serta memiliki jumlah Sumber Daya Manusia yang cukup untuk mengembangkan Aplikasi dan Riset terapan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Serta salah satu upaya yang dilakukan oleh sekolah menengah kejuruan dalam menghadapi era digitalisasi pada revolusi industri 4.0 saat ini dengan pengembangan startup dan belajar berwirausaha melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Siswa sangat antusias dengan kegiatan ini, terbukti dengan jumlah startup yang akan dikembangkan sangaji technopark yaitu 15 startup. Namun, beberapa calon Startup untuk hari ini belum semua dapat mengikuti kegiatan Demo Day batch 1 ini karena ada beberapa faktor yang menjadi kendala antara lain: (1) Siswa sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan sehingga anak anak fokus melaksanakan kegiatan tersebut karena kegiatan PKL wajib bagi  siswa, (2) keterbatasan waktu para siswa untuk mengerjakan proyeknya  yang mengakibatkan hari ini belum dapat ikut kegiatan Demo day, dan (3) kesulitan menyesuaikan jadwalnya untuk mentoring.

Adapun yang pada Demo Day batch 1 in Startup yang dapat mengikuti kegiatan Demo Day sejumlah 8 startup, yaitu :

  1. Reality Map 3D

Produknya berupa denah tempat berbasis realitas virtual. Proyek awal aplikasi ini menampilkan produk Map Gedung SMK N 2 Yogyakarta.

  1. Forstev

Produknya berupa Aplikasi 3D Realitas Tambahan (Augmented Reality). Proyek awalnya adalah aplikasi Sinau APP yaitu aplikasi penyampaian materi untuk anak berkebutuhan khusus, dan aplikasi Jungle Safari 3D yaitu apliaski 3D AR yang menampilkan model hewan-hewan.

  1. Kertas

Produknya berupa aplikasi ETA (Edukasi Digital) media pembelajaran untuk anak TK, untuk pembelajaran agama, alat transportasi, bentuk bangun datar dan pengenalan warna.

  1. Mind Warehouse

Produknya berupa Aplikasi untuk pembelajaran anak PAUD, pengenalan angka, identifikasi suara hewan, dan pengenalan alphabet.

  1. B-Smart STM

Produk perdananya berupa kandang burung cerdas yang secara otomatis memberikan makan minum burung.

  1. Carpenter

Produknya berupa produk kreatif marchendise.

  1. Skatech

Produknya berupa produksi Sistem Informasi. Produknya awalnya berupa Sistem Informasi Praktek Industri (MySIPI).

  1. Archive (Architecture and Creative Design)

Produknya berupa desain 2D dan 3D arsitektur interior dan eksterior, desain furtnitur, landscaping hingga penghitungan Rencana Anggaran Belanja (RAB) Bangunan.

 

Selain menampilkan produk startup, berikut juga ditampilkan produk jasa yang berupa Pelatihan Augmented Reality untuk masyarakat dan dunia pendidikan, Produk dari mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan Kompetensi Keahlian : Teknik Pemesinan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Desain Pemodelan dan Instalasi Bangunan.

Semoga sangaji technopark ini benar benar dapat merealisasikan programnya dan produk produk serta jasanya dapat bermanfaat untuk sekolah, masyarakat dan warga sekolah sehingga dapat muncul perusahaan rintisan baru dari sangaji Technopark SMK N 2 Yogyakarta.

Posted by skaduta in Berita, 0 comments
Launching Sangaji Technopark

Launching Sangaji Technopark

   SMK N 2 Yogyakarta mengadakan launching perdana Sangaji Technopark pada Jumat, 24 Agustus 2018. Acara ini tepatnya dilaksanakan di gedung baru Sangaji Technopark. Launching ini ditandai dengan pemukulan gong dilanjutkan pengguntingan pita oleh Pengawas Pembina SMK Kota Yogyakarta Purwanto, S.Pd, M.Si. Mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Dalam acara ini para tamu di sambut dengan pentas tari yang dibawakan oleh siswi kelas XI dan XII. Setelah dibukanya gedung Technopark  para hadirin melihat karya siswa yang akan meramaikan acara tersebut, seperti 3D AUGMENT REALITY, Prototype Aplikasi untuk menghubungkan murid dengan guru bimbingan konseling. Sangaji Technopark memiliki rungangan berfasilitas internet dan stop kontak menambah kenyamanan para penggunanya.
   Selain itu Sangaji Technopark memiliki ruang meeting yang cukup untuk 15 orang dan ruang untuk kantor.
Dengan adanya Sangaji Technopark siswa-siswi menjadi memiliki fasilitas untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inofatif. Selain itu dapat sebagai pusat pengembangan dan penelitian dan tempat menampilkan produk- produk siswa-siswa.
( Muh Azziz & Muh Fadhil )
Posted by skaduta in Berita, 0 comments